Pages

Tuesday, September 4, 2018

Bergerak Liar, Kurs Rupiah Dekati Level Rp15.000 per Dolar AS

JAKARTA, iNews.id - Kurs rupiah di pasar spot pada akhir perdagangan, Selasa (4/9/2018) kembali menembus level psikologis baru ke Rp14.900-an per dolar AS. Greenback yang terus mencatatkan penguatan membuat mata uang Garuda makin tertekan dan mendekati level Rp15.000 per dolar AS.

Data Bloomberg menunjukkan, rupiah melemah 120 poin atau 0,81 persen menjadi Rp14.935 per dolar AS dari sesi terakhir kemarin Rp14.815 per dolar AS. Laju harian rupiah tercatat Rp14.780-14.938 per dolar AS dengan level pembukaan di Rp14.822 per dolar AS.

Yahoo Finance mencatat, rupiah terdepresiasi 122 poin atau 0,82 persen menjadi Rp14.930 per dolar AS dari posisi terakhir kemarin Rp14.808 per dolar AS. Saat dibuka, rupiah diperdagangkan ke Rp14.810 per dolar AS dengan rentang pergerakan harian Rp14.808-14.930 per dolar AS.

Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah melemah 73 poin menjadi Rp14.840 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.767 per dolar AS.

Sebagai informasi, kurs dolar AS menguat terhadap mayoritas mata uang karena eskalasi perang dagang antara AS-China terus berlanjut sehingga pelaku pasar memilih untuk memboyong greenback.

"Sentimen umum adalah bahwa dolar belum terlalu parah keluar dari kekhawatiran perang perdagangan, dengan kekhawatiran AS mungkin menandakan eskalasi baru dalam konflik perdagangan," kata Kenneth Broux, ahli strategi FX di Societe Generale di London, dikutip dari Reuters.

Status dolar AS sebagai mata uang safe haven menjadikannya penerima manfaat utama dari kekhawatiran atas konflik perdagangan. Indeks dolar AS naik seperempat persen di 95,39 terhadap sekeranjang mata uang utama.

Kenaikan ini membuat greenback telah menguat hampir 7 persen sejak pertengahan April ketika ketegangan perdagangan pertama kali muncul.

Data minggu ini juga memberi bahan bakar untuk reli dolar karena pelaku pasar AS kembali setelah akhir pekan yang panjang. Kumiko Ishikawa, analis senior di Sony Financial Holdings, mengatakan, kecemasan telah datang ke permukaan sebagai akibat dari berbagai masalah, termasuk perang dagang China-AS  dan ketidakpastian tentang pembicaraan NAFTA.

"Jika hal-hal seperti itu, tidak ada langkah untuk menjual yen untuk mengambil risiko," katanya.

Yen melemah 0,04 persen menjadi 111,07 yen, setelah menyentuh level 110,90 selama perdagangan pagi.

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/finance/read/236637/bergerak-liar-kurs-rupiah-dekati-level-rp15-000-per-dolar-as

No comments:

Post a Comment