
"Gerindra menerima kalau mau kembali lagi. Pertama, kembali menjadi kader dulu ya. Setelah itu baru urusan cawagub dilihat, dikonstelasi ke depannya kayak apa. Kalau disebut kemungkinan, kemungkinan terbuka," kata Syarif saat dihubungi, Kamis (4/7).
Syarif menjelaskan setiap kemungkinan masih terbuka. Terlebih jika tidak ada larangan dari sisi regulasi, maka kemungkinan tersebut terbuka lebar.
"Ya kalau disebut kemungkinan, kemungkinan ya semua juga sangat dibuka. Kemungkinan itu kan terlihat dari regulasinya kan memang tidak dilarang," kata Syarif.
Syarif menambahkan hingga kini belum ada komunikasi Sandiaga dengan Gerindra DKI. Menurutnya, Gerindra memahami keputusan Sandi untuk istirahat terlebih dahulu dari dunia politik.
"Kan Pak Sandi bilang, 'Saya mau jeda dulu waktu setelah putusan MK saya mau jeda dulu dalam urusan politik.' Makanya kalau dibilang jeda ya kita hormati, tunggulah kabar dari Pak Sandi berikutnya, apa langkah setelah putusan MK," kata dia.
"Kalau feeling saya, Sandi insya Allah akan kembali menjadi kader Partai Gerindra karena saya melihat beliau sangat menghormati Prabowo. Beliau [Sandi] komitmen akan bersama-sama dengan Prabowo," kata Andre di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/7).
Sejauh ini, Sandi mengaku belum memutuskan untuk bergabung ke partai politik atau tidak setelah gagal di Pilpres 2019. Ia mengatakan masih fokus mengembangkan program OK OCE dan mengurus Rumah Siap Kerja yang telah dia gagas sejak menjadi Wagub DKI Jakarta mendampingi Anies Baswedan di 2017.
[Gambas:Video CNN] (ctr/pmg) https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190704184652-32-409220/gerindra-sebut-ada-kemungkinan-sandiaga-jadi-cawagub-dki/
No comments:
Post a Comment