
JAKARTA, iNews.id – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mendekati level Rp15.000 per dolar AS pada Rabu (5/9/2018).
Pelemahan mata uang Garuda tentu berdampak terhadap ekonomi, baik negatif maupun positif. Kendati ada dampak positifnya, pelemahan rupiah lebih banyak dampak negatifnya.
BACA JUGA:
Ini Kinerja Rupiah Dibanding Mata Uang Lain, Peso Argentina Terparah
Rupiah Jeblok, Jokowi: Ini Faktor Eksternal yang Bertubi-Tubi
Berikut dampak negatif dan positif melemahnya kurs rupiah terhadap dolar AS:
APBN
(-) Beban pembayaran utang luar negeri dalam dolar AS membengkak.
(-) Subsidi energi bertambah karena minyak dibeli dalam dolar AS.
(-) Belanja dalam dolar AS naik.
(+) Pendapatan dari ekspor migas naik.
Sektor Riil
(-) Harga bahan baku impor naik. Kinerja perusahaan yang berbahan baku impor, namun penjualannya dalam rupiah, tertekan. Risiko PHK meningkat.
(-) Harga jual elektronik, otomotif, dan produk berbahan baku impor, semakin mahal. Harga BBM juga berisiko meningkat terlebih bila dibarengi kenaikan harga minyak dunia.
(-) Terbebani rugi selisih kurs.
(-) Beban pembayaran utang valas membengkak, risiko gagal bayar meningkat.
(+) Eksportir berbiaya produksi rupiah diuntungkan dengan pelemahan rupiah. Industri berorientasi ekspor seperti CPO, batu bara, mebel, tekstil bisa untung besar.
Perbankan
(-) Suku bunga cenderung naik.
(-) Risiko kredit bermasalah (NPL) meningkat.
(-) Pertumbuhan kredit melambat.
Investasi
(+) aset-aset portofolio menjadi murah di mata investor global
(-) investor ragu berinvestasi langsung karena volatilitas kurs
Ekonomi Makro
(-) pertumbuhan ekonomi bisa melambat
(-) inflasi berisiko naik akibat barang impor (imported inflation)
(+) kinerja ekspor bisa naik karena barang di dalam negeri menjadi lebih murah
(+) impor bisa melambat karena barang di luar negeri semakin mahal
Pariwisata
(-) Wisata ke luar negeri bagi orang Indonesia semakin mahal
(+) Bagi turis asing, semakin murah berkunjung ke Indonesia
Editor : Rahmat Fiansyah
https://www.inews.id/finance/read/237621/dolar-as-hampir-tembus-rp15-000-ini-dampaknya-bagi-perekonomian
No comments:
Post a Comment