Hal tersebut disampaikan Sandi kepada para pendukungnya di Posko Cokro, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9).
"Salam dari Pak Prabowo beliau enggak bisa hadir, beliau berpesan kampanye damai, sejuk, cerdas, mencerahkan menggembirakan," kata Sandi disambut riuh pendukungnya.
Sandi menyapa para pendukungnya usai mengambil nomor urut di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sementara itu, Prabowo tak bisa ikut hadir ke Posko Cokro, dan langsung kembali ke kediamannya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu mengucapkan terima kasih kepada para pendukungnya yang telah berkumpul di salah satu posko pemenangan Prabowo-Sandiaga. Menurut dia, Posko Cokroaminoto akan menjadi salah satu basis pemenangan Prabowo-Sandiaga.
"Insyaallah akan menjadi basis perjuangan kita tujuh bulan ke depan untuk menghadirkan pemerintahan yang baru, presiden yang baru," ujarnya.
Para pendukung Prabowo-Sandi berkumpul di Posko Cokro, Jakarta. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan) |
Saat Sandi tiba di Posko Cokro, pria yang berlatar pengusaha itu disapa oleh para pendukungnya sebagai wakil presiden (wapres). Mereka memanggil Sandi dengan sebutan wapres.
"Pak Wapres, kasih jalan buat Pak Wapres," kata para pendukungnya.
Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik juga memanggil Sandi sebagai wakil presiden. Taufik menyebut Sandi wakil presiden ketika mempersilakan naik ke atas panggung untuk memberikan sambutan.
Tak hanya Sandi, Taufik juga menyebut Prabowo sebagai presiden. Menurut Taufik, Prabowo tak bisa hadir ke Posko Cokro lantaran langsung menuju kediamannya bersama sejumlah pimpinan partai koalisi.
"Presiden kita, Pak Prabowo tidak bisa hadir malam ini karena langsung menuju kediamannya," ujarnya. (fhr/pmg)
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180922025456-32-332259/sandi-ajak-pendukungnya-kampanye-damai-dan-cerdas-di-pilpres/
Para pendukung Prabowo-Sandi berkumpul di Posko Cokro, Jakarta. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
No comments:
Post a Comment