
Seperti dilansir Times of India, Kamis (11/7), laporan itu diterima melalui surat yang ditulis oleh para awak kapal kepada Kementerian Luar Negeri India yang dikirim melalui Kedutaan Besar India di Jakarta pada 3 Juli lalu. Mereka mengaku sudah berkali-kali mencoba meyakinkan aparat TNI AL dan sejumlah badan keamanan lain supaya mengizinkan mereka pulang ke India.
Menurut aparat, dari dokumen perjalanan kapal itu mempunyai tujuan Singapura dan Highseas. Para awak mengaku mereka kebingungan karena dilempar ke sana-kemari ketika meminta kejelasan kasus, padahal kontrak kerja mereka sudah selesai.
"Sebagian besar awak sudah menyelesaikan kontrak, dan ada yang sakit atau mempunyai urusan darurat di rumah mereka. Para awak sudah lelah secara fisik dan mental. Keluarga juga cemas tentang keadaan dan mengharapkan kepulangan kami," lanjut isi surat itu.
"Dokter sudah menyatakan dia sakit dan harus segera dipulangkan untuk dirawat. Namun, aparat tidak mengizinkan kami pulang meski dengan alasan kesehatan," lanjut isi surat para awak.
Sampai berita ini dibuat CNNIndonesia.com belum berhasil memperoleh konfirmasi dari TNI AL maupun aparat hukum di Kepulauan Riau tentang masalah ini.
[Gambas:Video CNN] (ayp/ayp)
https://www.cnnindonesia.com/internasional/20190712211634-106-411751/abk-india-ditahan-tni-al-di-kepri-mengaku-diperlakukan-buruk/
No comments:
Post a Comment