Mantan wali kota Solo itu menekankan SDM jadi kunci bagi Indonesia ke depan. Bermula dari jaminan kesehatan ibu hamil, bayi, balita, hingga anak sekolah. Jokowi juga menekankan pengembangan SDM melalui peningkatan kualitas pendidikan dengan sekolah vokasi hingga manajemen talenta.
Visi ini dinilai tak jauh berbeda dengan program prioritas Jokowi di masa pemerintahan 2014-2019 yang menargetkan revolusi mental atau pembangunan karakter. Program yang saban momen dapat kritik banyak pihak. Bukan alasan, pembangunan karakter yang diusung Jokowi tak berbanding lurus. Penyidikan kasus korupsi terus menumpuk di meja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hilangnya diksi 'revolusi mental' dari mikrofon pidato Jokowi kemarin tak luput mengundang sorotan.
Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun mengatakan pada periode pertama, Jokowi sengaja menggunakan istilah-istilah yang atraktif karena menjadi ajang 'promosi' sebagai presiden yang baru terpilih.
Rico tak menampik bahwa istilah revolusi mental itu tak lagi digunakan Jokowi lantaran dikritik oleh banyak pihak. Penggunaan istilah itu pun tak dianggap penting lagi oleh Jokowi pada periode mendatang.
Selain itu, kata Rico, Jokowi juga dinilai ingin lebih fokus menjalankan program-programnya dengan menjelaskan secara gamblang tentang kesehatan ibu hamil hingga stunting.
Salah satu gerakan revolusi mental. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
Penggunaan istilah yang lebih sederhana, menurut Rico, secara tak langsung akan memicu masyarakat tak lagi menumpukkan harapan terlalu tinggi pada Jokowi. Di sisi lain, sambung Rico, hal itu mestinya membuat Jokowi lebih mudah mencapai target pembangunan SDM selama lima tahun mendatang.
"Jadi mental yang dianggap tidak mau kerja keras, koruptif, menyerang orang lain, mental inilah yang harus diubah dalam konteks pembangunan SDM," terangnya.
Kendati demikian, Ujang mengakui bahwa program revolusi mental dianggap gagal lantaran banyak pihak yang mengkritik. Jokowi pun tak lagi menggunakan istilah tersebut dan lebih fokus pada pembangunan SDM.
"Selain banyak kritik pada periode lalu, kalau sekarang Pak Jokowi kan lebih bebas, jadi dia tidak menggunakan istilah itu lagi," tuturnya.
[Gambas:Video CNN] (psp/ain) https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190715164703-32-412288/mencari-revolusi-mental-yang-hilang-di-pidato-jokowi/
Salah satu gerakan revolusi mental. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
No comments:
Post a Comment